Wednesday 24 January 2018, 03:40:44

FAQ Kinerja dan Efisiensi Panel Surya Atap

Q: Apa yang mempengaruhi kinerja panel surya?
A: Ada beberapa faktor umum yang mempengaruhi kinerja panel surya Anda, yaitu iradiasi matahari, suhu udara, shading atau terhalangnya sebagian sinar matahari ke panel akibat dari objek tertentu, dan kotornya panel surya (misalnya karena debu).

 

Q: Apa yang dimaksud dengan iradiasi dan apa pengaruhnya terhadap kinerja panel surya?
A: Iradiasi adalah ukuran banyaknya sinar matahari yang mengenai suatu luas permukaan panel surya. Total energi dari sinar matahari selalu konstan, tapi nilai iradiasi dapat berubah-ubah sepanjang hari. Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai iradiasi antara lain sudut azimuth matahari, awan, cuaca yang mendung, dan polusi udara.

 

Q: Ke arah mana saya harus mengarahkan panel surya saya?
A: Pada dasarnya, jika Anda tinggal di belahan bumi bagian utara, Anda harus mengarahkan panel surya Anda ke arah selatan, dan sebaliknya jika Anda tinggal di belahan bumi bagian selatan, Anda harus mengarahkan panel Anda ke arah utara. Garis khatulistiwa membagai Indonesia bagian utara dan selatan. Oleh karena itu arah panel surya harus disesuaikan dengan lokasi Anda.

 

Q: Berapa sudut kemiringan panel surya yang harus dipasang di lokasi saya agar panel bekerja secara optimum?
A: Posisi matahari selalu berubah sepanjang tahun. Pada pertengahan tahun, matahari akan berada tegak lurus dengan permukaan bumi (paling jauh dari bumi). Pada saat ini panel surya akan optimum jika posisinya semakin horizontal (semakin tegak lurus dengan arah penyinaran matahari), dan pada akhir tahun posisi matahari akan semakin rendah (semakin dekat dengan bumi), dan posisi panel surya akan menjadi optimum jika diarahkan secara vertikal. Namun, di Indonesia rata-rata panel dipasang secara fix di atap rumah yang memiliki kemiringan sekitar 20-30°.

 

Q: Bagaimana pengaruh temperatur terhadap kinerja panel surya?
A: Semakin panas temperatur udara, output kinerja panel surya akan menurun. Hal ini karena udara panas akan menambah resistansi (hambatan) pada material sel surya. Akibatnya laju elektron melambat dan produksi energi listrik pun juga menurun. Panel dengan kualitas tinggi dirancang untuk menjaga kinerjanya pada cuaca panas yang ekstrim.

 

Q: Bagaimana cara mengukur kinerja/output panel surya yang saya punya?
A: Manufaktur panel surya mengukur efisiensi panel surya dengan alat yang disebut “solar simulator” (simulator surya). Kondisi STC (Standard Test Condition) yaitu pada suhu ruang 25°C dan iradiasi 1000 W/m2 digunakan dalam pengukuran kinerja panel. Namun, energi listrik yang dihasilkan di rumah Anda cukup dilihat dari meteran yang terpasang dengan sistem PV Anda. 

 

Q: Apa yang dimaksud dengan iradiasi 1000 W/m2?
A: Nilai iradiasi 1000 W/m2 merupakan nilai puncak radiasi matahari saat matahari menghadap permukaan bumi pada kondisi siang hari yang cerah, dan digunakan sebagai kondisi penilaian untuk panel surya.

 

Q: Apa yang dimaksud dengan efisiensi panel surya?
A: Efisiensi panel surya menunjukkan seberapa banyak energi matahari yang dikonversi kedalam energi listrik. Secara umum, efisiensi dari panel surya di pasaran Indonesia ada di kisaran 11-15%